EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM SARAF MANUSIADI KELAS VI SDN 015 BANJAR XII

Authors

  • Ade Selviani Author
  • Darmawati Darmawati Author
  • Fitriyana Fitriyana Author
  • Selpia Dona Author
  • Marwa Marwa Author

Keywords:

Project Based Learning, Sistem Saraf, Hasil Belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VI disalah satu Sekolah Dasar di Kabupaten Rohil, Provinsi Riau. Penelitian berlangsung pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektivitas penerapan model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem saraf manusia di kelas VI SDN 015 Banjar XII.  Teknik pengambilan data PTK ini menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan, instrumen atau angket, Pre-test, Post-test dan soal. Observasi dilakukan terhadap 3 (tiga) aspek yaitu aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar peserta didik. Adapun tahapan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini berlangsung selama 1 siklus, dengan  2 kali pertemuan. Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) memiliki peran yang sangat penting. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menjadi salah satu komponen kunci yang membantu siswa memahami konsep-konsep dasar mengenai lingkungan dan kehidupan. Berdasarkan hasil observasi SDN 015 Banjar XII, terdapat permasalahan yang signifikan terkait hasil belajar siswa, khususnya pada materi Sistem Saraf Manusia. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa cenderung kurang antusias dan kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat dan bervariatif diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satunya adalah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Siswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi, berkolaborasi, dan berkreasi dalam menyelesaikan proyek yang relevan dengan materi yang dipelajari. PJBL dapat memfasilitasi pemahaman konsep yang lebih mendalam. Dari hasil belajar peserta didik tidak hanya hanya bergantung pada kemampuan kelompok tetapi juga proses pembelajaran. Pembelajaran ini dinilai efektif apabila persentasi peserta didik yang tuntas secara klasikal. Temuan dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa skor dasar ketuntasan klasikal adalah 67, 74 %, persentase ketuntasan klasikal pada siklus I meningkat menjadi 87,09%, Pada skor dasar jumlah peserta didik yang tuntas yaitu 21  orang, sedangkan jumlah peserta didik yang tidak tuntas  adalah 10 orang. Pada siklus I jumlah peserta didik yang tuntas adalah 27 orang, sedangkan jumlah peserta didik yang tidak tuntas adalah 4 orang. Mengingat bahwa masing-masing siswa memiliki gaya belajar yang berbeda, maka pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menggali konten (materi) dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi dirinya, dan melakukan eksperimen secara kolaboratif.

Downloads

Published

2025-02-24