PERAN KOMUNITAS BELAJAR DALAM MENDORONG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SMAN 3 DUMAI: PERSPEKTIF GURU DAN SISWA
Keywords:
Komunitas Belajar, Pembelajaran BerdiferensiasiAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran komunitas belajar dalam mendorong pembelajaran berdiferensiasi melalui perspektif guru dan siswa. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran berdiferensiasi melalui keterlibatannya dalam komunitas belajar. Guru diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan individu siswa. Penelitian ini dapat memberikan masukan bagi manajemen sekolah dalam mengembangkan dan mendukung komunitas belajar sebagai wadah pengembangan profesional guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Temuan dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang peran komunitas belajar meningkat dan mampu melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dikelas serta terlihat pemahaman siswa terhadap pembelajaran berdiferensiasi dan keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran. Pada siklus awal penelitian, kompetensi guru yang terlibat dalam komunitas belajar memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Sebanyak 68% guru menyatakan ‘‘Setuju‘‘ bahwa komunitas belajar membantu mereka memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, dan 30% menyatakan ‘‘Sangat Setuju‘‘. Hanya 2% yang memilih ‘‘Cukup Setuju‘‘, menunjukkan masih adanya kebutuhan akan pendampingan lebih lanjut. Sebagian besar guru, yaitu 88,57%, merasa siap melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi, dengan 17,14% menyatakan ‘‘Sangat Setuju‘‘ terhadap kesiapan mereka. Dari sisi siswa, 57,07% menyatakan ‘‘Setuju‘‘ bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan dengan baik, 33,70% memilih ‘‘Cukup Setuju‘‘, dan 8,42% menyatakan ‘‘Sangat Setuju‘‘. Secara keseluruhan, komunitas belajar berperan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi, meskipun diperlukan penguatan melalui pelatihan dan pendampingan untuk hasil yang lebih optimal.